Bandar Lampung ( Journalmedia.id ) – Badan Pangan Nasional ( BAPANAS ) merilis data ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan. Dari hasil monitoring dan evaluasi Bapanas di 514 Kabupaten kota, Bandar lampung mengalami surplus 12 komoditas pokok di antaranya beras, daging ayam, telur, cabai, bawang dan minyak goring.
Kepala Dinas Pangan Kota Bandar lampung I Kadek Sumarta mengatakan, Meski surplus, ulah spekulan dan gangguan distribusi menjadi penyebab stok kebutuhan pokok jelang ramadan terlihat langka. Satgas Pangan Bandar Lampung cegah spekulan berulah dengan aktif memantau ketersediaan bahan pangan pokok di pasar.
“Satgas Pangan tetap mengawasi karena ada kecenderungan di bulan Ramadan, entah itu ulah spekulan atau beberapa komoditas ada gangguan distribusi, yang mengakibatkan bahan pokok seolah-olah langka. Padahal sebetulnya enggak langka,” jelas Kadek diruang kerjanya Kamis (16/3/2023 ).
Menurut Kadek, bahan pangan pokok strategis di Bandar Lampung surplus berdasarkan ketersediaan dan rerata konsumsi komoditas bahan pokok di masyarakat.

“Kan kalau kita hitung ketersediaan harusnya cukup, tapi ada beberapa harga komoditas yang mulai naik,” ujar Kadek.
Kenaikan harga bahan pangan pokok setiap hari besar keagamaan selalu menjadi tren dan ditengarai akibat ulah spekulan.
“Caranya supaya harga naik itu terlihat wajar, pasti hilang dulu dari pasaran atau distribusinya turun. Jadi seolah-olah naik karena pasokannya terhambat,” kata Kadek.
Untuk mengawasi distribusi bahan pokok selama Ramadan Satgas Pangan akan bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk memantau jalur distribusi. Langkah ini dilakukan untuk menghindari penimbunan atau aksi spekulan yang akan mempermainkan harga. (*)









