Tingkatkan Daya Saing UMKM, Dekranasda Lampung Gelar Even Lampung Craft

BANDAR LAMPUNG1194 Dilihat

Bandar Lampung ( Journalmedia.id ) – Dalam upaya meningkatkan daya saing UMKM, Dekranasda Provinsi Lampung bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Lampung untuk menyelenggarakan Lampung Craft yang ke-4. Kabupaten Lampung Tengah dipilih sebagai ikon acara tahun ini.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyatakan bahwa Lampung Craft merupakan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam membangkitkan semangat kriya dan wastra serta salah satu strategi untuk meningkatkan daya saing UMKM di Lampung.

“Saya berharap kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ritual tahunan, tetapi juga menjadi wadah untuk menciptakan terobosan dan ide kreatif yang dapat meningkatkan daya saing. Dengan demikian, produk dan karya para perajin dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” ujar Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat membuka secara resmi acara Lampung Craft ke-4 tahun 2023 dengan tema “The Pepadun – Harmony in Diversity of Lampung Tengah” di Graha Wangsa, Bandar Lampung, Selasa (06/06/2023).

Gubernur menjelaskan bahwa dalam tiga tahun terakhir, Indonesia menghadapi tantangan pandemi Covid-19 yang berdampak pada berbagai sektor, termasuk kesehatan dan ekonomi.

“Pemerintah telah merespon dengan cepat dengan menerapkan berbagai kebijakan untuk memulihkan ekonomi dan mengatasi pandemi secara paralel. Di Provinsi Lampung, kami telah melakukan upaya optimalisasi dalam berbagai sektor pembangunan, terutama sektor pertanian secara luas, penguatan pasar domestik, dan peningkatan volume produksi serta kualitas produk UMKM Lampung,” kata Gubernur.

“Kita dapat bersyukur karena pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung pada Triwulan I-2023 secara tahunan mencapai 4,96%, lebih tinggi dari rata-rata Sumatera. Selain itu, Lampung adalah satu-satunya provinsi di Sumatera yang mengalami pertumbuhan ekonomi positif sebesar 0,79% secara kuartalan, sedangkan sembilan provinsi lain mengalami kontraksi atau pertumbuhan negatif,” tambahnya.

Gubernur menjelaskan bahwa melalui Lampung Craft yang mempromosikan produk-produk lokal berbasis bahan baku yang tersedia di wilayah Lampung, dapat memperkuat dan mengoptimalkan pasar domestik.

“Pelaku industri kerajinan skala kecil dan menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian Lampung dan nasional,” ucapnya.

Gubernur juga menyampaikan bahwa UMKM memiliki peran penting dalam penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi. Secara nasional, UMKM memberikan kontribusi sebesar 60% terhadap PDB Nasional dan menyerap tenaga kerja hingga 90%.

Potensi sektor industri kerajinan yang besar semakin memperkuat urgensi untuk mendukung pengembangan sektor tersebut, terutama Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dukungan yang ditingkatkan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kinerja sektor terkait, seperti pariwisata, sektor perdagangan, dan sektor industri pengolahan, yang memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian daerah.

Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal, menyatakan bahwa keanekaragaman sumber daya alam dan budaya di Provinsi Lampung menjadi sumber inspirasi bagi para pelaku UMKM Lampung dalam menghasilkan produk karya anak bangsa yang bernilai tinggi. Produk kerajinan yang dihasilkan harus tetap mengikuti tren terkini tanpa menghilangkan identitas budaya dan kearifan lokal.

Pameran Lampung Craft tahun ini akan berlangsung selama 5 hari, mulai tanggal 6 hingga 10 Juni 2023, dengan tema “The Pepadun – Harmony in Diversity of Lampung Tengah”. Kabupaten Lampung Tengah dipilih sebagai ikon Lampung Craft tahun ini karena memiliki warisan adat istiadat pepadun yang memberikan warna dan ciri khas tersendiri bagi penyelenggaraan acara tersebut. Pepadun merupakan simbol kehormatan dalam suku budaya Lampung yang ada di Kabupaten Lampung Tengah.

Riana Sari Arinal melaporkan bahwa Lampung Craft Tahun 2023 diikuti oleh 44 stan yang terdiri dari Stan Dekranasda Provinsi Lampung, Dekranasda Kabupaten/Kota, OPD terkait Provinsi Lampung, BUMN, perbankan, dan UMKM, baik dari dalam maupun luar Provinsi Lampung. Ia dengan bangga menyampaikan bahwa semua stan telah dipesan dan terisi penuh jauh sebelum pameran dibuka, menunjukkan bahwa pameran ini dinantikan bukan hanya oleh perajin di Provinsi Lampung, tetapi juga oleh perajin dari luar Provinsi Lampung.

Selain itu, Riana Sari Arinal juga mengungkapkan bahwa pameran Lampung Craft tahun ini akan dilaksanakan secara bersamaan dengan kegiatan Gelar Teknologi Tepat Guna (GTTG). Peserta GTTG diperkirakan akan mencapai 3000 orang dari seluruh Provinsi di Indonesia. Hal ini diharapkan dapat mendorong peningkatan pariwisata Provinsi Lampung serta membantu promosi dan pemasaran produk unggulan UMKM Lampung. Riana Sari Arinal berharap bahwa penyelenggaraan Lampung Craft ke-4 tahun 2023 ini akan lebih sukses dengan nilai transaksi dan kunjungan yang lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pameran ini diharapkan juga akan memperkuat rasa kebanggaan dan identitas masyarakat Lampung serta memupuk semangat cinta terhadap budaya sendiri (*).