Pemkot Bandar Lampung Gencarkan Sosialisasi PATBM, Perkuat Perlindungan Anak Berbasis Masyarakat

BANDAR LAMPUNG902 Dilihat

Bandar Lampung (Journalmedia.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menggelar Sosialisasi Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) sebagai langkah strategis memperluas jaringan perlindungan anak dan mendorong peran aktif masyarakat dalam mencegah serta menangani kasus kekerasan terhadap anak.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, pada Rabu (8/10/2025).

Dalam sambutannya, Walikota menegaskan bahwa anak merupakan kelompok rentan yang membutuhkan perlindungan menyeluruh dari berbagai pihak.

“Kami ingin Bandar Lampung menjadi kota yang benar-benar ramah anak. Itu sebabnya, semua elemen mulai dari orang tua, sekolah, hingga lingkungan masyarakat harus aktif melindungi anak-anak dari kekerasan, eksploitasi, dan penelantaran,” ujar Eva Dwiana.

Ia menambahkan, program PATBM diharapkan dapat menjadikan masyarakat sebagai garda terdepan dalam mendeteksi dini dan merespons kasus kekerasan anak sebelum menjadi masalah yang lebih serius. Pemkot juga berkomitmen memperluas jaringan perlindungan anak hingga ke seluruh kelurahan.

Sosialisasi diikuti oleh perwakilan kelurahan, kader PKK, tokoh masyarakat, serta lembaga perlindungan anak. Para peserta mendapatkan materi terkait mekanisme pelaporan kasus kekerasan, pendampingan korban, hingga strategi pencegahan berbasis komunitas.

“Jika ada tanda-tanda kekerasan, jangan diam. Laporkan segera. Karena setiap anak berhak tumbuh dengan aman dan bahagia,” tegas Walikota.

Selain sosialisasi, kegiatan juga dirangkaikan dengan sesi diskusi dan pembentukan relawan PATBM di tingkat kelurahan.

Berdasarkan data Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONIPPA), tercatat 157 kasus kekerasan terjadi di Kota Bandar Lampung sepanjang Januari hingga Agustus 2025, dengan total 171 korban, terdiri dari 22 laki-laki dan 149 perempuan.(*)