Pemkot dan Kejari Bandar Lampung Gelar Gebyar UMKM Mitra Adhyaksa 2025, Perkuat Sinergi Hukum dan Ekonomi Kerakyatan

BANDAR LAMPUNG321 Dilihat

Bandar Lampung (Journalmedia.id) – Kejaksaan Negeri (Kejari) bersama Pemerintah Kota Bandar Lampung menggelar Gebyar UMKM Mitra Adhyaksa (UMA) 2025 di Gedung Graha Mandala, Jumat–Minggu (17–19/10/2025).

Kegiatan yang diawali dengan Jalan Sehat ini menjadi langkah nyata sinergi antara kejaksaan dan pemerintah daerah dalam memperkuat sektor UMKM menuju ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.

Kepala Kejari Bandar Lampung Baharuddin menjelaskan, program Mitra Adhyaksa merupakan pelaksanaan mandat dari Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi berkeadilan.

“Melalui UMKM Mitra Adhyaksa, kami menghadirkan pendampingan hukum gratis oleh Jaksa Pengacara Negara (JPN) bagi pelaku UMKM. Layanannya mencakup percepatan perizinan usaha, sertifikasi halal, penerbitan HAKI, dukungan permodalan, hingga strategi pemasaran digital,” ujar Baharuddin.

Event ini menampilkan 17 stan pelayanan publik dan 70 stan UMKM dengan beragam produk lokal unggulan. Sebagai bentuk dukungan nyata, Kejari bersama Kejati Lampung dan Pemkot Bandarlampung juga menyerahkan bantuan perlengkapan usaha kepada 22 pelaku UMKM, 18 gerobak portabel, serta membagikan 7 sertifikat halal dan 18 sertifikat merek dagang.

“Ke depan, pendataan UMKM akan terus diperbarui, konsultasi hukum dibuka setiap saat, dan sinergi lintas sektor diperkuat,” tegas Baharuddin.

Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana menyambut baik inisiatif kejaksaan dalam memperkuat ekosistem UMKM melalui layanan hukum.

“Alhamdulillah, hari ini kita launching Kartu Si UMA, program Kejari yang memberikan bantuan hukum bagi pelaku UMKM. Harapannya, seluruh UMKM di Bandarlampung dapat memperoleh kemudahan dan kelancaran dalam berusaha,” ujar Eva.

Ia menambahkan, melalui pendampingan hukum dan fasilitas pinjaman tanpa bunga dari Pemkot, para pelaku UMKM diharapkan semakin kuat dan berdaya saing.

Acara pembukaan Gebyar UMA berlangsung meriah dengan lomba jalan sehat yang menawarkan hadiah menarik, mulai dari sepeda motor hingga paket umrah gratis untuk 10 peserta beruntung dari “Bunda Eva”.

Tak hanya itu, Wali Kota juga tampak memborong sejumlah produk UMKM, mulai dari kuliner, kerajinan tangan, kain tapis, hingga busana lokal.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi rakyat. Kita harus terus membantu agar mereka tumbuh dan naik kelas,” tandas Eva Dwiana.(*)