Tumpukan Sampah Kembali Mengotori Pantai Sukaraja, DLH Bandar Lampung Tingkatkan Penanganan

BANDAR LAMPUNG212 Dilihat

Bandar Lampung (Journalmedia.id) – Meski Pemerintah Kota Bandar Lampung bersama Sejumlah relawan dan Masyarakat telah melakukan gotong royong membersihkan Pantai Sukaraja, tumpukan sampah kembali terlihat mengotori kawasan pesisir tersebut. Sebagian besar sampah diketahui berasal dari kiriman laut yang terbawa arus menuju daratan.

Menanggapi kondisi ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar lampung, Yusnadi Ferianto, menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan penanganan rutin, terutama di wilayah pesisir.

“Untuk Pantai Sukaraja, kami setiap hari melalui UPT melakukan pengangkutan. Ke depan, kami juga berencana menjalankan program Bersih Sampah Sungai sebagai bagian dari upaya berkelanjutan,” ujar Yusnadi, Selasa (4/11/2025).

DLH Imbau Warga Tingkatkan Kesadaran dan Tidak Buang Sampah ke Sungai

Yusnadi menambahkan bahwa persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Menurutnya, kepedulian dan partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan.

“Tanpa kesadaran masyarakat, masalah sampah tidak akan pernah selesai. Kami sudah berkali-kali mensosialisasikan melalui camat, lurah, dan pamong agar warga tidak membuang sampah ke sungai atau kali,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terlebih saat cuaca tidak menentu seperti sekarang. Sampah yang menumpuk, lanjutnya, berpotensi menyumbat saluran air dan memicu banjir pada musim hujan.

Saat ini, volume sampah di wilayah Panjang dan Sukaraja mencapai 50–70 ton per hari, sementara total produksi sampah Kota Bandar lampung sekitar 700 ton per hari.

“Kami terus mengimbau masyarakat untuk memilah sampah organik dan anorganik sebelum dibuang agar pengelolaannya lebih mudah,” tutup Yusnadi.(*)