Pemkot Bandar Lampung Luncurkan Website Pariwisata Digital, Promosi Wisata Terintegrasi dalam Satu Platform

BANDAR LAMPUNG980 Dilihat

Bandar Lampung (Journalmedia.id) – Pariwisata Bandar Lampung kini makin adaptif terhadap era digital. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar lampung melalui Dinas Pariwisata resmi meluncurkan aplikasi berbasis website pariwisata digital sebagai inovasi untuk memperkuat promosi wisata, meningkatkan kunjungan wisatawan, dan mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Inovasi ini merupakan implementasi dari arahan Walikota Eva Dwiana yang mendorong digitalisasi sektor pariwisata agar potensi destinasi di Kota Tapis Berseri semakin dikenal di tingkat nasional maupun mancanegara.

Website yang dapat diakses melalui platform resmi Dinas Pariwisata ini menjadi pusat informasi, promosi, dan data kunjungan wisatawan di Kota Bandar Lampung.

“Aplikasi ini bukan hanya menampilkan data kunjungan wisatawan, tapi juga memberi ruang bagi pelaku usaha hotel, restoran, agen perjalanan, hingga UMKM untuk mempromosikan usahanya secara mandiri,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandar lampung, Adiansyah, Selasa (11/11/2025).

Fitur Real-Time dan Ruang Promosi Pelaku Usaha

Melalui platform ini, para pelaku usaha di sektor pariwisata memiliki akun masing-masing untuk menginput data kunjungan wisata secara real-time, sekaligus mengunggah promosi, diskon, dan event mereka secara langsung.

“Misalnya ada promo Hari Pahlawan atau diskon akhir tahun, mereka bisa upload sendiri di sistem ini. Semua jadi lebih mudah dan cepat,” tambahnya.

Langkah ini diharapkan mendorong pelaku usaha lebih aktif berinovasi serta memperluas jangkauan promosi destinasi wisata di era digital.

Website ini juga menyediakan informasi komprehensif tentang destinasi wisata di Bandarlampung — mulai dari jam operasional, harga tiket, fasilitas, rute transportasi, hingga penginapan terdekat. Desain modern dilengkapi foto dan video destinasi, testimoni pengunjung, serta peta interaktif, menjadikannya etalase digital pariwisata yang mempercantik wajah ibu kota Provinsi Lampung di dunia maya.

“Dengan tampilan menarik dan konten informatif, website ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dan berdampak positif terhadap ekonomi daerah,” ujar Adiansyah.

Peluncuran website pariwisata digital ini juga menjadi strategi Pemkot dalam mengoptimalkan potensi wisata untuk menumbuhkan PAD. Dengan bertambahnya arus wisatawan, sektor jasa, UMKM, hotel, dan restoran diyakini akan mengalami peningkatan aktivitas ekonomi.

“Kami terus mempromosikan program ini kepada para pelaku usaha yang bergerak di sektor wisata seperti hotel, restoran, UMKM, dan agen travel,” tambah Adiansyah.

Digitalisasi pariwisata ini menjadi wujud nyata komitmen Walikota Eva Dwiana dalam membangun kota wisata modern, berdaya saing, dan berorientasi pada pelayanan publik berbasis teknologi.(*)