Pesawaran (Journalmedia.id) – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Tanjung Rejo. Hingga 13 Februari 2026, sejumlah unit rumah yang menjadi sasaran telah memasuki tahap konstruksi lanjutan.
Pengerjaan difokuskan pada tahap dasar hingga struktur dinding. Di beberapa titik, personel TMMD bersama warga telah merampungkan pembuatan pondasi serta pemasangan sloof sebagai penopang utama bangunan. Tahapan ini dinilai krusial untuk memastikan rumah memiliki kekuatan dan ketahanan jangka panjang.
Seiring dengan itu, pembangunan juga terus berlanjut pada pemasangan batu bata di sejumlah unit rumah. Proses ini menandai pembentukan dinding hunian yang secara bertahap mengubah kondisi rumah warga menjadi lebih layak dan nyaman untuk ditempati.
Pelaksanaan kegiatan berjalan lancar berkat keterlibatan aktif masyarakat setempat. Partisipasi warga dalam setiap proses pembangunan menjadi cerminan kuatnya semangat gotong royong sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Melalui program RTLH ini, diharapkan para penerima manfaat dapat segera menempati hunian yang lebih aman, sehat, dan representatif, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup mereka.
Selain pembangunan rumah, progres infrastruktur pendukung juga terus dikebut. Hingga saat ini, pembangunan talud telah mencapai sekitar 170 meter dari total target 540 meter. Sementara itu, pekerjaan rabat beton telah terealisasi sepanjang kurang lebih 110 meter dari target 666 meter.
Dengan capaian tersebut, program TMMD diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dari sisi hunian maupun infrastruktur penunjang aktivitas sehari-hari.(*)












