Bupati Pesawaran Tinjau Dampak Puting Beliung di Tegineneng, Pastikan Penanganan Cepat

PESAWARAN132 Dilihat

Pesawaran (Journalmedia.id) – Bupati Pesawaran Nanda Indira turun langsung meninjau lokasi terdampak bencana angin puting beliung di Kecamatan Tegineneng, Senin (16/2/2026). Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam memastikan kondisi warga sekaligus mempercepat penanganan pascabencana.

Peristiwa angin puting beliung dilaporkan terjadi pada Sabtu (14/2/2026) sore, setelah hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah desa. Dampaknya, puluhan rumah warga mengalami kerusakan, aliran listrik terganggu, serta akses jalan sempat terhambat akibat pohon tumbang dan tiang listrik roboh.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, aparat kecamatan bersama tim penanggulangan bencana, kepolisian, TNI, dan masyarakat bergerak cepat melakukan evakuasi serta pembersihan material yang mengganggu akses jalan.

Keesokan harinya, jajaran pemerintah daerah kembali turun ke lapangan untuk melakukan pemantauan lanjutan dan pendataan kerusakan. Sejumlah desa terdampak di antaranya Gedung Gumanti, Kejadian, Kresnowidodo, Sriwedari, dan Bumi Agung.

Data sementara mencatat sebanyak 132 rumah terdampak, terdiri dari dua unit rusak berat, empat rusak sedang, dan sisanya mengalami kerusakan ringan. Hingga kini, proses pendataan masih terus dilakukan oleh petugas.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi unsur DPRD, kepolisian, BPBD, Dinas Sosial, serta jajaran terkait. Ia juga berdialog langsung dengan warga untuk mendengar kebutuhan mendesak sekaligus melihat kondisi rumah yang rusak, terutama pada bagian atap yang terdampak paling parah.

Sebagai langkah tanggap darurat, Pemerintah Kabupaten Pesawaran telah menyalurkan bantuan logistik berupa bahan bangunan dan kebutuhan pokok. Bantuan tersebut meliputi lembaran asbes, air mineral, mi instan, beras, kasur, selimut, makanan siap saji, hingga perlengkapan dapur.

Selain itu, bantuan tambahan juga disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk warga dengan kategori kerusakan berat.

Tidak hanya rumah warga, sejumlah fasilitas umum turut terdampak. Beberapa sekolah mengalami kerusakan pada bagian atap, plafon, hingga area lingkungan akibat tertimpa pohon tumbang. Kerusakan juga dilaporkan terjadi pada fasilitas peternakan warga dan kandang ayam kemitraan yang roboh akibat terpaan angin.

Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus hadir dalam proses pemulihan hingga seluruh warga terdampak dapat kembali beraktivitas normal.

“Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan,” ujarnya.