Walikota Eva Dwiana Serahkan Bantuan Tunai dan Beras kepada Ratusan Korban Banjir di Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG1229 Dilihat

Bandar Lampung (Journalmedia.id) – Ratusan warga yang terdampak banjir di sejumlah wilayah Kota Bandar Lampung menerima bantuan dari Pemerintah Kota (Pemkot) setempat. Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk uang tunai serta kebutuhan pokok untuk membantu meringankan beban masyarakat.

Setiap keluarga terdampak memperoleh bantuan dana sebesar Rp1 juta dan beras seberat 10 kilogram yang diserahkan langsung Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana, Sabtu (7/3/2026).

Walikota Eva Dwiana, mengatakan bantuan itu merupakan bentuk respons pemerintah terhadap musibah banjir yang dialami warga.

Ia menjelaskan, selain bantuan uang tunai, sebelumnya pemerintah kota juga telah menyalurkan nasi kotak kepada warga di beberapa lokasi terdampak.

“Kita memberikan bantuan Rp1 juta kepada warga yang terdampak banjir. Kemarin juga sudah kita bagikan nasi kotak, dan saat ini bantuan masih terus disalurkan di sejumlah wilayah,” kata Eva Dwiana.

Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap di beberapa kecamatan. Di Kecamatan Way Halim, tercatat sekitar 70 paket bantuan telah diberikan kepada warga. Sementara di Kecamatan Tanjung Senang jumlah bantuan mencapai sekitar 520 paket, dan di wilayah Sukabumi sekitar 100 paket bantuan.

Di sisi lain, pemerintah kota juga menyoroti peristiwa meninggalnya seorang anak yang diduga terseret arus sungai saat banjir melanda.

Menurut Eva, informasi yang diterima dari lapangan menyebutkan korban saat itu sedang berada di sekitar jembatan bersama temannya. Diduga korban terpeleset hingga akhirnya terbawa arus sungai yang cukup deras.

“Informasinya anak tersebut sedang bermain di jembatan dan kemungkinan terpeleset. Temannya sempat berusaha menolong, tetapi arus air cukup kuat,” ujarnya.

Korban kemudian berhasil ditemukan. Pemkot Bandar Lampung juga telah memberikan bantuan kepada keluarga korban. Selain itu, salah satu anggota keluarga yang mengalami sakit telah dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Ke depan, pemerintah kota berencana melakukan koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) guna membahas langkah penanganan sungai sekaligus upaya pencegahan banjir agar kejadian serupa tidak terulang.

Eva menambahkan, sejak awal banjir terjadi, jajaran pemerintah kota bersama camat, lurah, serta tim terkait telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan penanganan serta memastikan bantuan tersalurkan kepada masyarakat terdampak.(*)