Hadiri Cap Go Meh 2026, Eva Dwiana Tegaskan Komitmen Jaga Toleransi di Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG29 Dilihat

Bandar Lampung (Journalmedia.id) – Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga keberagaman dan memperkuat kerukunan antarwarga. Hal ini tercermin dari kehadiran Wali Kota Eva Dwiana dalam perayaan Cap Go Meh 2577 Tahun 2026.

Kegiatan yang digelar oleh Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia tersebut berlangsung meriah di Mahan Agung pada Minggu (8/3/2026).

Perayaan ini dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, pengurus PSMTI, serta warga Tionghoa di Kota Bandar Lampung. Nuansa budaya yang kental dengan ornamen khas Tionghoa menghadirkan suasana penuh warna sekaligus mempererat kebersamaan di tengah masyarakat yang beragam.

Dalam sambutannya, Eva Dwiana menekankan pentingnya kegiatan budaya sebagai sarana menjaga keharmonisan sosial. Ia menyebut keberagaman yang dimiliki Bandar Lampung merupakan kekuatan yang harus terus dirawat bersama.

“Pemerintah Kota Bandar Lampung sangat mendukung kegiatan kebudayaan seperti ini. Selain melestarikan tradisi, juga menjadi ruang memperkuat toleransi dan kebersamaan antar masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, momentum Cap Go Meh tidak hanya menjadi perayaan budaya semata, tetapi juga simbol persatuan yang mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat tanpa memandang perbedaan.

Kehadiran pemerintah dalam acara tersebut juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian budaya, baik budaya lokal maupun etnis yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.

Sementara itu, pengurus PSMTI Provinsi Lampung menyampaikan apresiasi atas peran aktif Pemerintah Kota Bandar Lampung yang dinilai konsisten hadir dalam berbagai kegiatan budaya dan keagamaan.

Dukungan tersebut dinilai turut menciptakan suasana kota yang aman, damai, dan harmonis bagi seluruh lapisan masyarakat.

Melalui perayaan Cap Go Meh ini, diharapkan semangat toleransi dan kebersamaan antarumat beragama di Bandar Lampung semakin kuat. Pemerintah Kota pun berkomitmen untuk terus mendorong terciptanya lingkungan sosial yang inklusif serta menjunjung tinggi keberagaman.(*)