Pemkot Bandar Lampung Salurkan Insentif untuk Ribuan Kader Kesehatan dan KB

BANDAR LAMPUNG154 Dilihat

Bandar Lampung (Journalmedia.id) – Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor kesehatan masyarakat. Walikota Eva Dwiana menyalurkan insentif kepada ribuan kader kesehatan dan keluarga berencana, Senin (16/03/2026), sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif mereka di tengah masyarakat.

Penerima insentif tersebut mencakup berbagai unsur kader, mulai dari Posyandu, Bina Keluarga Balita (BKB), Tim Pendamping Keluarga (TPK), hingga Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PKKBD) dan Sub-PKKBD yang selama ini bertugas di tingkat kelurahan dan kecamatan.

Dalam sambutannya, Eva Dwiana menegaskan bahwa keberadaan kader memiliki peran vital sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan, khususnya dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan ibu dan anak serta keluarga berencana.

“Peran kader sangat penting karena mereka berada langsung di tengah masyarakat. Dedikasi mereka membantu meningkatkan kualitas kesehatan warga,” ujarnya.

Data pemerintah mencatat, terdapat sekitar 4.236 kader Posyandu, 630 kader Poskeskel, serta 126 kelompok masyarakat yang aktif menjalankan berbagai program kesehatan. Kegiatan tersebut meliputi pelayanan dasar, penanganan stunting, hingga penguatan ketahanan keluarga.

Pemkot menilai kontribusi para kader sangat strategis karena bersentuhan langsung dengan kelompok rentan seperti ibu hamil, bayi, dan balita. Oleh sebab itu, pemberian insentif ini diharapkan mampu meningkatkan motivasi sekaligus menjaga konsistensi mereka dalam menjalankan tugas.

Selain sebagai bentuk penghargaan, kebijakan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat kualitas pelayanan publik di sektor kesehatan. Berbagai program prioritas, termasuk percepatan penurunan angka stunting, terus didorong melalui kolaborasi antara pemerintah dan kader di lapangan.

Ke depan, Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas kader melalui pembinaan dan pelatihan berkelanjutan. Dukungan ini diharapkan mampu mendorong pelayanan kesehatan yang lebih optimal dan merata di seluruh wilayah.

Dengan sinergi yang terus diperkuat, upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Bandarlampung diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga.(*)