Pemkot Bandar Lampung Gerak Cepat Atasi Genangan di Jalur Bypass Soekarno-Hatta

BANDAR LAMPUNG751 Dilihat

Bandar Lampung (Journalmedia.id) – Pemerintah Kota Bandar Lampung bergerak cepat menangani genangan air yang sempat mengganggu aktivitas warga di ruas Jalan By Pass Soekarno-Hatta, Sabtu (28/3/2026) pagi.

Genangan terjadi usai hujan deras dan terpantau di titik perbatasan Kelurahan Way Gubak, Kecamatan Sukabumi, dengan Kelurahan Ketapang, Kecamatan Panjang.

Menyikapi laporan tersebut, Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana langsung menginstruksikan penanganan cepat dengan menerjunkan tim lintas instansi ke lokasi.

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) segera melakukan penyedotan air dan pembersihan saluran, termasuk pengerukan di area ujung gorong-gorong yang diduga menjadi titik penyumbatan.

Tak hanya itu, Pemkot juga berkoordinasi dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) sebagai pengelola jalan nasional. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat proses normalisasi saluran air agar genangan tidak kembali terjadi.

Walikota yang akrab disapa Bunda Eva menegaskan pentingnya penanganan cepat agar aktivitas masyarakat tidak terganggu. Ia juga meminta seluruh tim tetap siaga hingga kondisi benar-benar pulih.

Sebagai tindak lanjut, pihak BPJN melalui Public Officer Wilayah 1.4 telah turun langsung ke lapangan dengan membawa alat berat. Proses normalisasi difokuskan pada saluran sodetan yang melintasi jalan bypass, guna melancarkan aliran air dari wilayah Sukabumi menuju laut di Ketapang.

Pengerjaan dilakukan secara intensif dan dijadwalkan berlangsung hingga keesokan hari, dengan melibatkan tenaga manual dan peralatan berat untuk memastikan tidak ada lagi material yang menyumbat saluran.

Meski proses penanganan berlangsung, arus lalu lintas di jalur tersebut tetap terpantau lancar. Aparat kepolisian bersama TNI turut berjaga untuk mengatur kendaraan dan memastikan keselamatan pengguna jalan.

Sejumlah pejabat daerah juga hadir di lokasi, di antaranya camat dari wilayah terdampak, lurah setempat, serta jajaran kepala dinas terkait yang memastikan instruksi wali kota berjalan optimal di lapangan.

Pemerintah Kota Bandar Lampung mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintas di area perbaikan. Pemantauan akan terus dilakukan hingga sistem drainase berfungsi normal, terutama untuk mengantisipasi potensi hujan susulan yang dapat memicu genangan kembali.(*)