Banjir di 13 Kecamatan, Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan hingga Tawarkan Relokasi

BANDAR LAMPUNG49 Dilihat

Bandar Lampung (Journalmedia.id) – Pemerintah Kota Bandar Lampung bergerak cepat merespons bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah pada Rabu (15/4/2026). Ribuan warga terdampak mulai menerima bantuan yang disalurkan langsung oleh Wali Kota Eva Dwiana.

Salah satu titik distribusi bantuan berada di Kecamatan Kedaton. Setiap kepala keluarga (KK) memperoleh paket berupa 10 kilogram beras serta bantuan tunai sebesar Rp500 ribu. Pemerintah memastikan distribusi dilakukan secara merata ke seluruh kelurahan terdampak.

Eva Dwiana menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah situasi darurat menjadi prioritas utama. Ia memastikan tidak ada warga yang terlewat dalam penyaluran bantuan. Menurutnya, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk segera membantu masyarakat yang mengalami kesulitan akibat bencana.

Di sisi lain, ia mengakui bahwa sebagian infrastruktur yang terdampak banjir, seperti jalan nasional dan aliran sungai, berada di bawah kewenangan pemerintah pusat serta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Meski demikian, Pemkot tetap turun tangan langsung melalui satuan tugas di lapangan untuk membantu warga.

Tak hanya fokus pada penanganan darurat, Pemkot juga mulai menyiapkan langkah jangka panjang guna mengurangi risiko banjir di masa mendatang. Salah satu opsi yang ditawarkan adalah relokasi warga dari kawasan rawan banjir ke rumah susun sederhana sewa (rusunawa), dengan mempertimbangkan kesediaan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar Saputra, mengungkapkan bahwa jumlah warga terdampak mencapai sekitar 5.800 KK yang tersebar di 13 kecamatan. Beberapa wilayah yang mengalami dampak paling parah antara lain Way Halim, Kedaton, Kedamaian, dan Tanjungkarang Pusat.

Menurut Idham, banjir terjadi akibat curah hujan tinggi yang mengguyur kota dalam beberapa hari terakhir. Hingga kini, tidak dilaporkan adanya korban luka, namun satu orang dinyatakan meninggal dunia akibat peristiwa tersebut.

Pemerintah Kota Bandar Lampung mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran air, guna mencegah terjadinya banjir susulan.(*)