Genjot Layanan Kebersihan, Pemkot Bandar Lampung Tambah Tank Container dan Armada

BANDAR LAMPUNG17 Dilihat

Bandar Lampung (Journalmedia.id) – Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus mengakselerasi pembenahan sistem pengelolaan sampah sepanjang tahun 2026. Fokus utama diarahkan pada penambahan armada serta peningkatan fasilitas pendukung di sejumlah titik strategis.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala DLH Kota Bandar Lampung, Budi Ardiyanto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah merealisasikan pengadaan enam unit tank container baru. Seluruh unit tersebut kini telah ditempatkan di beberapa Tempat Penampungan Sementara (TPS) untuk memperkuat kapasitas layanan.

“Untuk tahun 2026, DLH sudah melakukan pengadaan enam unit tank container dan sudah ditempatkan di beberapa TPS,Penambahan ini membuat total tank container yang dimiliki DLH kini menjadi 78 unit, dari sebelumnya 72 unit,” ujar Budi, Kamis (23/4/2026).

Selain penambahan armada, DLH juga melakukan perbaikan terhadap fasilitas yang telah ada. Sekitar 10 unit tank container menjalani proses perbaikan secara bertahap guna memastikan operasional tetap optimal.

“Untuk perawatan, di tahun ini kurang lebih hampir 10 unit tank container yang kita perbaiki. Perbaikan ini dilakukan secara bertahap dan bergantian,” jelasnya.

Langkah ini, menurut Budi, merupakan bagian dari komitmen DLH dalam meningkatkan kualitas pelayanan kebersihan, khususnya dalam pengangkutan sampah dari TPS.

Tak berhenti di situ, DLH juga menyiapkan rencana penambahan armada dalam perubahan anggaran tahun 2026. Sejumlah kendaraan operasional akan ditambah untuk mengimbangi kebutuhan layanan yang terus meningkat.

“Direncanakan ada penambahan 20 unit mobil dump truck, 10 unit mobil amrol, serta satu unit mobil pikap,” jelasnya.

Dengan penguatan armada dan pembenahan fasilitas tersebut, DLH berharap proses pengangkutan sampah dari TPS ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dapat berjalan lebih efektif.Upaya ini juga diharapkan mampu menekan potensi penumpukan sampah di berbagai wilayah.

Pemkot Bandar Lampung menilai langkah ini sebagai bagian dari strategi menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat di Kota Tapis Berseri.(*)