Gubernur Lampung Tekankan Peran Strategis Sumbagsel dalam Pembangunan Nasional

BANDAR LAMPUNG27 Dilihat

Palembang (Journalmedia.id) – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menghadiri agenda Halal Bihalal masyarakat perantau Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) yang digelar di Griya Agung, Sabtu (25/4/2026). Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan sinergi antarprovinsi di kawasan Sumbagsel.

Kehadiran Mirzani Djausal dinilai mencerminkan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendorong kolaborasi lintas daerah, khususnya di wilayah Sumatera bagian selatan yang mencakup lima provinsi.

Dalam keterangannya usai acara, Mirza—sapaan akrabnya—mengapresiasi terselenggaranya forum yang mempertemukan para perantau dan tokoh dari berbagai daerah. Ia menilai banyak figur asal Sumbagsel yang kini berkiprah di level nasional dan memiliki peran strategis.

“Ke depan, diharapkan tokoh-tokoh ini bisa memberikan kontribusi nyata untuk mempercepat kemajuan Sumbagsel agar mampu bersaing dengan wilayah lain,” ujarnya.

Ia juga menegaskan posisi Lampung sebagai gerbang Pulau Sumatera yang memiliki nilai strategis dalam mendukung konektivitas dan pengembangan kawasan regional.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan kultural masyarakat dari lima provinsi, yakni Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi, dan Kepulauan Bangka Belitung.

Menurutnya, kebersamaan tersebut menjadi modal penting dalam mendorong pembangunan daerah secara kolektif. “Pertemuan ini bukan sekadar simbol kekuatan, tetapi upaya memperkuat kebersamaan dalam membangun,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyoroti perlunya percepatan pembangunan di kawasan Sumbagsel. Ia menilai pertumbuhan di wilayah tersebut mulai tertinggal dibandingkan kawasan lain seperti Kalimantan dan Indonesia Timur.

Ia mendorong pemerintah daerah untuk menyusun peta jalan pembangunan berbasis potensi unggulan masing-masing wilayah. “Sinergi ini penting agar potensi yang ada bisa dioptimalkan untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Senada, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menekankan bahwa semangat membangun daerah asal merupakan hal yang wajar dan positif. Ia menyebut, momentum kebersamaan ini dapat dimanfaatkan untuk mempercepat realisasi program strategis nasional.

“Dengan akses kebijakan yang kuat, ada peluang mempercepat program yang tertunda, seperti pembangunan Tol Trans Sumatera,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin mengajak seluruh elemen di Sumbagsel memperkuat kolaborasi dan menghidupkan kembali semangat kejayaan maritim Sriwijaya dalam konteks pembangunan modern.

Ia juga menyoroti banyaknya tokoh asal Sumbagsel yang saat ini menduduki jabatan penting di tingkat nasional, termasuk Zulkifli Hasan, Tito Karnavian, dan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.

“Ini bukan soal kebanggaan semata, tetapi juga tanggung jawab untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional,” tegasnya.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antarprovinsi di Sumbagsel, sekaligus menyelaraskan visi pembangunan guna mendorong percepatan kemajuan kawasan yang lebih kompetitif di tingkat nasional.(*)