Pemkot Bandar Lampung Serahkan 31 Mobil Operasional Puskesmas, Percepat Layanan Kesehatan Warga

BANDAR LAMPUNG87 Dilihat

Bandar Lampung (Journalmedia.id) – Pemerintah Kota Bandar Lampung memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat dengan menyerahkan 31 unit mobil operasional kepada seluruh kepala puskesmas di Kota Bandar Lampung. Kendaraan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kecepatan dan jangkauan pelayanan kesehatan hingga tingkat masyarakat.

Penyerahan kendaraan dilakukan langsung Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana di halaman Pemerintah Kota Bandar Lampung, Jumat (8/5/2026).

Eva Dwiana mengatakan sektor kesehatan menjadi salah satu fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan agar dapat diakses masyarakat secara cepat dan merata.

“Kesehatan merupakan pilar utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Karena itu Pemkot Bandar Lampung terus berkomitmen memastikan masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang cepat, tepat, dan berkualitas,” ujar Eva.

Menurut Eva, bantuan kendaraan operasional tersebut bukan sekadar penambahan fasilitas, tetapi bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pelayanan di lapangan.

Ia menilai mobilitas tenaga kesehatan menjadi kebutuhan penting mengingat kondisi dan tantangan pelayanan yang terus berkembang.

“Ini bukan sekadar seremoni pembagian kendaraan, tetapi investasi pelayanan agar tenaga kesehatan dapat bergerak lebih cepat tanpa terkendala jarak maupun waktu,” katanya.

Eva juga meminta seluruh kepala puskesmas memanfaatkan kendaraan tersebut secara maksimal untuk meningkatkan respons pelayanan kepada masyarakat.

Ia mengingatkan agar tenaga kesehatan lebih aktif menjangkau masyarakat melalui sistem jemput bola, bukan hanya menunggu pelayanan di fasilitas kesehatan.

“Gunakan kendaraan ini untuk turun langsung ke masyarakat. Jaga dan rawat aset ini dengan baik karena dibeli menggunakan uang rakyat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung Muhtadi Arsyad Temenggung menjelaskan layanan Puskesmas Keliling (Pusling) nantinya dijalankan melalui skema kerja sama dengan pihak ketiga dalam penyediaan kendaraan operasional.

Melalui sistem tersebut, biaya perawatan dan operasional kendaraan ditanggung oleh penyedia, sedangkan pemerintah kota hanya menanggung biaya bahan bakar dengan anggaran sekitar Rp2,7 miliar per tahun.

Dengan penambahan armada operasional tersebut, Pemkot Bandar Lampung menargetkan pelayanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat secara lebih cepat, merata, dan efektif.(*)