1.080 Keluarga di Bandar Lampung Terima Bantuan Telur Gratis, Pemkot Perkuat Upaya Cegah Stunting

BANDAR LAMPUNG16 Dilihat

Bandar Lampung (Journalmedia.id) – Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali menggencarkan program pencegahan stunting dengan menyalurkan bantuan telur ayam gratis kepada 1.080 keluarga penerima manfaat yang masuk kategori keluarga berisiko stunting.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Semergou, Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung, Selasa (9/6/2026).

Program ini menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas gizi keluarga, khususnya bagi anak-anak yang berada dalam kelompok rentan mengalami stunting.

Eva Dwiana mengatakan pemenuhan kebutuhan gizi sejak dini menjadi faktor utama dalam mendukung pertumbuhan anak yang sehat dan optimal. Karena itu, pemerintah memilih telur sebagai tambahan pangan bergizi yang mudah dikonsumsi masyarakat.

“Telur mengandung protein hewani yang sangat baik untuk mendukung tumbuh kembang anak. Selain mudah diperoleh, kandungan gizinya juga lengkap karena mengandung vitamin, mineral, dan asam amino yang dibutuhkan tubuh,” kata Eva.

\Ia menjelaskan, penerima bantuan merupakan keluarga yang memiliki balita dan tercatat sebagai keluarga berisiko stunting. Data penerima berasal dari usulan kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang mengacu pada Data Keluarga Berisiko Stunting (KRS) dari Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung.

Data tersebut kemudian diverifikasi oleh pemerintah kelurahan dan disesuaikan dengan data keluarga desil 1 hingga 3 yang dimiliki Dinas Sosial Kota Bandar Lampung.

Dalam program tersebut, setiap keluarga akan menerima bantuan dua butir telur setiap hari. Distribusi dilakukan setiap bulan selama tiga bulan berturut-turut, mulai Juni hingga Agustus 2026.

Menurut Eva, tambahan asupan protein dari telur diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak-anak sekaligus menjadi salah satu langkah konkret dalam menurunkan angka stunting di Kota Bandar Lampung.

“Harapan kami, bantuan ini dapat membantu mencukupi kebutuhan gizi keluarga sehingga anak-anak bisa tumbuh sehat, kuat, dan terhindar dari risiko stunting,” ujarnya.

Setiap keluarga penerima manfaat akan memperoleh bantuan setara sekitar 4 kilogram telur per bulan selama program berlangsung.

Berdasarkan data penerima, Kecamatan Panjang dan Sukarame tercatat sebagai wilayah dengan jumlah penerima bantuan terbanyak. Masing-masing kecamatan memiliki 144 keluarga penerima manfaat yang akan menerima bantuan telur gratis selama tiga bulan ke depan.

Melalui program tersebut, Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap upaya pencegahan stunting dapat berjalan lebih efektif, sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan anak-anak di masa mendatang.(*)