Gubernur Lampung Raih Top Regional Leader Awards 2026, Diakui Perkuat Daya Saing Pertanian Daerah

BANDAR LAMPUNG74 Dilihat

Jakarta (Journalmedia.id) – Komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendorong kemajuan sektor pertanian kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menerima penghargaan Top Regional Leader Awards 2026 kategori Penguat Daya Saing Pertanian Daerah.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Founder Disway National Network (DNN), Dahlan Iskan, dalam acara Leadership Forum and Awarding Ceremony bertema “Mendorong Daerah Sebagai Motor Penggerak Ekonomi Nasional” yang berlangsung di Hotel JW Marriott, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Ajang yang digelar DNN itu memberikan apresiasi kepada kepala daerah yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi strategis, menunjukkan kepemimpinan yang kuat, serta mampu menghadirkan layanan publik yang berdampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Dahlan Iskan menilai para kepala daerah saat ini menghadapi tantangan yang tidak mudah di tengah tekanan ekonomi global. Namun, menurutnya, justru dari situasi sulit akan lahir pemimpin-pemimpin daerah yang memiliki kualitas kepemimpinan luar biasa.

“Di saat yang paling sulit seperti ini, akan lahir beberapa kepala daerah yang istimewa. Anggap saja mereka sedang mengikuti School of Suffering. Dari situ akan lahir para kepala daerah yang istimewa,” kata Dahlan.

Ia juga mengingatkan pentingnya kemampuan menentukan prioritas dalam pengambilan kebijakan publik.

“Skala prioritas pada dasarnya adalah bagaimana membedakan antara kebutuhan dan keinginan,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri yang diwakili Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri, Cheka Virgowansyah, menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional tidak dapat dipisahkan dari kinerja ekonomi daerah.

Menurutnya, capaian ekonomi nasional merupakan akumulasi dari pertumbuhan ekonomi di provinsi maupun kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

“Pertumbuhan ekonomi nasional merupakan kolektivitas dari pertumbuhan ekonomi daerah. Apa yang terjadi di pusat adalah gabungan dari pertumbuhan ekonomi yang ada di daerah,” jelas Cheka.

Ia juga menyoroti pentingnya efektivitas tata kelola pemerintahan dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, mulai dari pengentasan kemiskinan hingga penguatan ketahanan pangan.

“Kolaborasi dan sinergi pusat maupun daerah menjadi mutlak untuk menjawab tantangan pembangunan saat ini,” tegasnya.

Penghargaan yang diterima Rahmat Mirzani Djausal dinilai menjadi bukti keberhasilan Provinsi Lampung dalam memperkuat sektor pertanian melalui berbagai kebijakan terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Berbagai langkah yang dilakukan, mulai dari peningkatan produktivitas komoditas unggulan, perlindungan petani, hingga pemanfaatan teknologi pertanian modern, dinilai mampu meningkatkan daya saing sektor agribisnis sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Keberhasilan tersebut turut memperkuat posisi Lampung sebagai salah satu daerah penyangga ketahanan pangan nasional yang berkontribusi signifikan terhadap pembangunan sektor pertanian Indonesia.(*)