Saluran Tersumbat Sedimentasi, Pemkot Bandar Lampung Bongkar Plat Deker di R.E. Martadinata

BANDAR LAMPUNG96 Dilihat

Bandar Lampung (Journalmedia.id) – Pemerintah Kota Bandar Lampung membongkar plat deker yang ambles di saluran drainase Jalan R.E. Martadinata, Kecamatan Telukbetung Timur, sebagai upaya memperlancar aliran air dan mengurangi potensi genangan saat hujan.

Pembongkaran tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut instruksi Walikota Bandar Lampung untuk mempercepat pembenahan sistem drainase di sejumlah titik yang dinilai menghambat aliran air.

Koordinator Satgas Kota Bandar Lampung, Anthony Irawan, mengatakan normalisasi dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Walikota untuk mempercepat penanganan saluran air yang tersumbat.

“Hari ini kami membersihkan drainase sepanjang kurang lebih 300 meter, mulai dari Jembatan R.E. Martadinata hingga kawasan permukiman dan tempat usaha warga. Saluran mengalami penyumbatan akibat sedimentasi sehingga perlu dinormalisasi agar aliran air kembali lancar,” ujarnya.

Anthony menambahkan, kegiatan serupa tidak hanya dilakukan di Jalan R.E. Martadinata. Hingga kini, normalisasi drainase telah dilaksanakan di sebagian besar wilayah dari 20 kecamatan di Kota Bandar Lampung.

Menurutnya, pembersihan saluran air akan terus dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan kawasan yang kerap mengalami genangan dan penyumbatan.

Camat Telukbetung Timur, Bambang, mengatakan plat deker yang ambles menyebabkan aliran air menuju sungai tersumbat sehingga harus segera dibongkar.

“Sesuai instruksi Walikota Bandar Lampung terkait pembenahan drainase, kami membongkar plat deker yang ambles karena menghambat arus air menuju sungai,” ujarnya.

Sebelum pekerjaan dilakukan, pihak kecamatan terlebih dahulu berkoordinasi dengan Satuan Tugas (Satgas) Kota Bandarlampung untuk memperoleh izin pembongkaran.

“Alhamdulillah, sekarang sudah bisa dibongkar dan aliran air kembali normal,” kata Bambang.

Ia menjelaskan, sebelumnya air hanya mengalir ke satu arah menuju kawasan Gunung Pala. Kondisi tersebut berpotensi memperparah genangan ketika hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

“Dengan dibongkarnya plat deker ini, air saat hujan bisa terbagi ke dua jalur sehingga alirannya lebih lancar,” jelasnya.

Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap upaya pembenahan dan normalisasi drainase yang dilakukan secara berkelanjutan dapat meminimalkan risiko banjir, memperlancar aliran air, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, terutama saat musim hujan.(*)