Pemkot Bandar Lampung Akan Gelar Lomba Kuliner Tradisional, Angkat Cita Rasa Khas Lampung di HUT ke-344

BANDAR LAMPUNG105 Dilihat

Bandar Lampung (Journalmedia.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melalui Dinas Pariwisata akan menggelar Lomba Masakan Tradisional Khas Lampung dan Lomba Jajanan Pasar sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandar Lampung.

Ajang kuliner tersebut dijadwalkan berlangsung di Graha Mandala pada Rabu, 22 Juli 2026, sekaligus menjadi salah satu agenda dalam Begawi Bandar lampung dan Bandar lampung Expo 2026.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung, Adiansyah, mengatakan perlombaan ini tidak hanya menjadi wadah unjuk kreativitas memasak, tetapi juga merupakan upaya melestarikan kekayaan kuliner tradisional Lampung agar tetap dikenal oleh masyarakat.

“Melestarikan budaya tidak hanya melalui seni tari atau busana adat, tetapi juga lewat kuliner. Kami ingin mengangkat kembali kekayaan rempah dan cita rasa khas Lampung sebagai bagian dari identitas daerah,” ujar Adiansyah, Kamis (16/7/2026).

Ia menjelaskan, lomba dibagi ke dalam dua kategori. Kategori pertama adalah Lomba Masakan Tradisional yang diikuti sekitar 70 tim dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta kecamatan se-Kota Bandar lampung.

Setiap peserta diberi batas anggaran maksimal Rp350 ribu untuk menyajikan menu khas Lampung. Seluruh proses memasak hingga penyajian harus dilakukan langsung di lokasi lomba tanpa bantuan koki profesional maupun pihak luar.

Menurut Adiansyah, penilaian akan difokuskan pada tiga aspek utama, yakni cita rasa, kualitas bahan baku, serta kreativitas dan estetika penyajian.

Sementara itu, kategori Lomba Jajanan Pasar akan melibatkan perwakilan dari 126 kelurahan di Kota Bandar Lampung. Para peserta diwajibkan mengolah lima bahan utama yang telah ditentukan panitia, yakni jagung, singkong, ubi jalar, tahu, dan tempe.

Untuk kategori ini, setiap peserta dibatasi anggaran maksimal Rp200 ribu. Kebijakan tersebut diterapkan agar peserta mampu menciptakan produk kuliner yang inovatif meski menggunakan bahan sederhana dengan biaya yang terjangkau.

“Kami ingin menunjukkan bahwa bahan pangan lokal yang mudah ditemukan bisa diolah menjadi makanan yang menarik dan memiliki nilai ekonomi tinggi,” katanya.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga akan menghadirkan berbagai stan kuliner yang dapat dinikmati masyarakat selama penyelenggaraan Bandarlampung Expo 2026.

Rangkaian perayaan HUT ke-344 Kota Bandar lampung sendiri diawali dengan Begawi Bandar lampung yang menampilkan pawai budaya dan parade kendaraan hias di kawasan Tugu Adipura pada 19 Juli 2026, sebelum dilanjutkan dengan berbagai agenda seni, budaya, dan kuliner hingga akhir Juli.(*)