DKP Bandar Lampung Pamerkan Ikan Hias hingga Lobster, Promosikan Produk UMKM Perikanan di Bandar Lampung Expo 2026

BANDAR LAMPUNG51 Dilihat

Bandar Lampung (Journalmedia.id) – Stan Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Bandar Lampung menjadi salah satu daya tarik dalam gelaran Bandar Lampung Expo 2026. Beragam hasil budidaya perikanan, mulai dari ikan hias, ikan konsumsi, hingga lobster, dipamerkan sebagai upaya memperkenalkan potensi sektor perikanan sekaligus mendukung promosi pelaku UMKM binaan.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Bandar Lampung, Ricardo BNW, mengatakan seluruh ikan yang dipamerkan merupakan hasil budidaya para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berada di bawah pembinaan dinas.

Beberapa jenis ikan yang dipamerkan di antaranya kerapu macan, ikan nemo, berbagai jenis ikan air tawar, serta lobster yang menjadi salah satu primadona di stan tersebut.

“Seluruh hasil budidaya ini merupakan karya para UMKM binaan Dinas Perikanan dan Kelautan. Melalui Bandar Lampung Expo, kami ingin memperkenalkan kepada masyarakat bahwa produk perikanan lokal memiliki kualitas yang baik sekaligus menunjukkan hasil kerja keras para pembudidaya dan nelayan,” ujar Ricardo.

Tak hanya menghadirkan hasil budidaya, stan Dinas Perikanan dan Kelautan juga menyuguhkan beragam produk olahan berbahan dasar ikan. Pengunjung dapat melihat berbagai makanan seperti pempek, telur gabus, dan aneka olahan lainnya yang diproduksi oleh UMKM lokal.

Menurut Ricardo, keikutsertaan dalam Bandar Lampung Expo menjadi sarana efektif untuk memperluas pemasaran produk perikanan sekaligus meningkatkan minat masyarakat terhadap hasil olahan ikan produksi daerah.

Ia berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas produk UMKM Kota Bandar Lampung, sehingga dapat bersaing dengan produk dari daerah lain.

“Produk UMKM lokal memiliki kualitas yang tidak kalah baik. Dengan dukungan promosi dan fasilitas yang memadai, kami optimistis sektor perikanan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandar Lampung,” pungkasnya.(*)