Pemkot Bandar Lampung Siapkan Reaktivasi Bus Kota, Halte Rusak dan JPO Segera Dibenahi

BANDAR LAMPUNG30 Dilihat

Bandar Lampung (Journalmedia.id) – Pemerintah Kota Bandar Lampung mulai mematangkan rencana menghidupkan kembali layanan transportasi publik berupa bus kota. Program tersebut merupakan tindak lanjut arahan Walikota Eva Dwiana untuk meningkatkan pelayanan transportasi bagi masyarakat.

Sejalan dengan rencana tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandar Lampung juga mendorong perbaikan sejumlah halte dan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang kondisinya mengalami kerusakan agar siap menunjang operasional transportasi umum.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung, Sokrat Pringgodanu, mengatakan pihaknya saat ini sedang menyusun persiapan pengoperasian kembali bus kota sebagai salah satu langkah mengoptimalkan layanan angkutan umum di ibu kota Provinsi Lampung.

“Rencana ini merupakan bagian dari upaya mengaktifkan kembali transportasi publik sehingga masyarakat memiliki pilihan moda transportasi yang nyaman dan aman,” ujarnya.

Socrat menjelaskan, halte dan JPO yang ada saat ini merupakan aset yang dikelola pihak ketiga. Karena itu, Dishub telah melakukan pendataan dan survei terhadap kondisi halte yang tersebar di sejumlah titik.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan memanggil pengelola untuk meminta segera melakukan perbaikan terhadap fasilitas yang mengalami kerusakan. Apabila tidak ada tindak lanjut, halte yang dinilai sudah tidak layak akan dievaluasi, termasuk kemungkinan dilakukan pembongkaran.

“Kalau memang tidak diperbaiki, halte yang kondisinya rusak berat akan menjadi bahan evaluasi untuk dibongkar,” katanya.

Berbeda dengan halte, keberadaan JPO tetap menjadi prioritas untuk dipertahankan karena masih dimanfaatkan masyarakat sebagai sarana penyeberangan yang lebih aman di ruas-ruas jalan padat kendaraan.

Saat ini, Kota Bandar Lampung memiliki sekitar sembilan hingga sepuluh unit JPO. Sementara itu, jumlah halte yang masih berfungsi maupun yang memerlukan perbaikan masih dalam proses pendataan oleh Dinas Perhubungan.

Pemkot Bandar Lampung berharap pembenahan sarana pendukung tersebut dapat berjalan seiring dengan rencana reaktivasi bus kota sehingga masyarakat nantinya memperoleh layanan transportasi publik yang lebih baik, aman, dan nyaman.(*)