Satgas Kota Bandar lampung Keruk Sedimen Drainase di Jalan Pangeran Tirtayasa

BANDAR LAMPUNG315 Dilihat

Bandar Lampung (Journalmedia.id) – Pemerintah Kota Bandar Lampung memperkuat langkah pencegahan banjir dengan membersihkan dan mengeruk sedimentasi yang menumpuk di saluran drainase Jalan Pangeran Tirtayasa, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Sukabumi.

Pembersihan drainase dilakukan Satgas Kota Bandar lampung pada Rabu (29/7/2026), dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung, Anthony Irawan, mengatakan pengerukan dilakukan untuk mengembalikan kapasitas saluran dalam menampung dan mengalirkan air, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.

Menurutnya, sedimentasi berupa lumpur, tanah, serta material lainnya dapat mempersempit ruang aliran air sehingga berpotensi memicu genangan.

“Ini merupakan kegiatan kolaborasi lintas OPD untuk memastikan drainase tetap berfungsi secara optimal,” kata Anthony.

Dalam kegiatan tersebut, Damkarmat mengerahkan empat personel. Sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menurunkan 15 personel untuk mendukung proses pembersihan.

Penanganan drainase juga melibatkan personel Satpol PP, Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta aparatur kelurahan setempat.

Petugas mengangkat sedimen, lumpur dan berbagai material yang menghambat jalannya air dari dalam saluran. Langkah tersebut diharapkan dapat memperlancar aliran air sekaligus mengurangi potensi terjadinya genangan di kawasan tersebut.

Anthony mengatakan pemeliharaan drainase akan terus menjadi bagian dari upaya mitigasi banjir di wilayah Bandarlampung. Namun, menurutnya, upaya tersebut perlu didukung kesadaran masyarakat.

Ia mengingatkan warga untuk tidak menjadikan saluran drainase sebagai tempat pembuangan sampah.

“Kalau saluran tetap bersih dan tidak tersumbat, aliran air akan lebih lancar sehingga risiko genangan maupun banjir bisa ditekan,” ujarnya.

Pemkot Bandar lampung berharap kolaborasi antar-OPD dalam pemeliharaan infrastruktur lingkungan dapat terus ditingkatkan, terutama pada titik-titik yang dinilai rawan mengalami genangan saat hujan.(*)