Fun Battle Coffee Festival Krakatau, Barista Adu Kepiawaian Seduh Kopi Arabika Sekincau

BANDAR LAMPUNG19 Dilihat

Bandar Lampung (Journalmedia.id) –  Kopi arabika asal Sekincau, Lampung Barat, menjadi bahan utama dalam ajang Fun Battle Coffee yang digelar sebagai bagian dari Krakatau Coffee Expo pada rangkaian Festival Krakatau XXXV.

Kompetisi yang mengusung semangat “Dari Lampung untuk Dunia” tersebut mempertemukan para barista untuk menguji teknik penyeduhan sekaligus mengeksplorasi karakter cita rasa kopi lokal.

Sebanyak 72 peserta mengikuti proses seleksi sebelum akhirnya terpilih tiga barista untuk berhadapan pada babak grand final di Lapangan Saburai, Kamis (27/8/2026).

Pada babak penentuan, para finalis dituntut menghasilkan seduhan terbaik dengan tetap mempertahankan karakter khas kopi arabika Sekincau. Setiap peserta dibatasi menggunakan kopi maksimal 18 gram dengan rasio seduhan paling banyak 150 mililiter.

Waktu yang diberikan kepada peserta juga terbatas, yakni tujuh menit. Rinciannya, tiga menit digunakan untuk persiapan dan empat menit untuk proses penyeduhan.

Persaingan akhirnya dimenangkan Imam dari Mari-Mari Coffee yang keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua ditempati Bendo dari Poubar Coffee, sedangkan Jasun dari Nuju Coffee meraih peringkat ketiga.

Babak final tersebut turut disaksikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. Gubernur kemudian menyerahkan plakat dan hadiah kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas capaian mereka dalam kompetisi tersebut.

Keseimbangan Rasa Jadi Penentu

Dewan juri menyebut karakter kopi arabika Sekincau yang digunakan dalam perlombaan memiliki tingkat acidity atau keasaman yang cukup kuat.

Kondisi tersebut membuat keseimbangan rasa menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan barista terbaik.

Meski kualitas seduhan ketiga finalis dinilai relatif berimbang, para juri tetap memiliki pertimbangan masing-masing dalam memberikan penilaian. Karakter hasil seduhan yang dihasilkan setiap peserta menjadi salah satu aspek yang membedakan perolehan nilai.

Fun Battle Coffee menjadi salah satu agenda dalam Krakatau Coffee Expo, yang berlangsung pada 25–30 Agustus 2026 sebagai bagian dari Festival Krakatau XXXV.

Tak sebatas menghadirkan kompetisi, Krakatau Coffee Expo juga dirancang sebagai ruang edukasi bagi masyarakat untuk mengenal kopi Lampung secara lebih dekat. Pengunjung dapat memperoleh informasi mengenai karakter kopi, proses pengolahan hingga teknik penyeduhan.

Sejumlah kegiatan pendukung turut digelar, di antaranya workshop kopi dan Cupping Coffee Test. Melalui sesi cupping, pengunjung diajak mengenali karakter aroma dan cita rasa kopi secara langsung.

Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan mampu memperluas pemahaman masyarakat mengenai kualitas kopi Lampung sekaligus memperkuat posisi komoditas tersebut sebagai salah satu produk unggulan daerah.

Penyelenggaraan expo dilakukan melalui kolaborasi dengan sejumlah pihak, di antaranya PT Asia Makmur, Bumi Adil Group, Bukit Asam, Bank Indonesia, BJB, Asia Car Wash, Nachita Group, HIPMI Lampung, Mentari Selatan Bersinar, LDC, OJK Bandar Lampung, Yamaha Lautan Teduh dan PT Ayep Pujian Pratama.

Kolaborasi juga melibatkan Chandra Department Store, ASDP, BRI, Caffeine Ratio, Sumbor Kurnia Alam, Kapal Api, Pelindo, BNI, BSI, D’Rajas, After My Skin, TSM, GMP, Sinar Laut, Jungle Sea, Wings Group, Supra Textile, AMH Jahe, City Baby Clothes, Seruit Bu Lin, Amanda Brownies dan Tripanca.

Melalui ajang ini, kopi Lampung tidak hanya diposisikan sebagai produk untuk dinikmati, tetapi juga sebagai komoditas yang memiliki nilai ekonomi, kreativitas, serta peluang untuk bersaing lebih luas.

Semangat tersebut sejalan dengan tema Krakatau Coffee Expo, “Dari Lampung untuk Dunia”, yang mendorong promosi kopi lokal agar semakin dikenal di tingkat nasional hingga pasar global.(*)