Pemkot Bandar Lampung Perkuat Penanganan Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

BANDAR LAMPUNG153 Dilihat

Bandar Lampung (Journalmedia.id) – Pemerintah Kota Bandar Lampung memperkuat langkah penanganan dampak abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Sejumlah langkah dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengantisipasi gangguan kesehatan masyarakat.

Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana meminta jajaran terkait bergerak cepat menangani debu vulkanik yang menempel di sejumlah ruas jalan dan fasilitas umum.

Tim satuan tugas dikerahkan untuk melakukan pembersihan secara berkala. Penyemprotan jalan dilakukan setiap tiga jam, baik di ruas jalan utama maupun jalan lingkungan.

Menurut Eva, langkah tersebut merupakan bagian dari kesiapsiagaan pemerintah daerah agar aktivitas masyarakat tetap berjalan dan paparan debu vulkanik dapat diminimalkan.

“Bunda sudah instruksikan tim untuk turun langsung membersihkan debu vulkanik, baik di jalan utama maupun jalan lingkungan.Penyemprotan dilakukan secara berkala, setiap tiga jam, supaya debu tidak semakin mengganggu masyarakat,” kata Eva.

Selain penanganan lingkungan, Pemkot Bandar Lampung juga memperkuat antisipasi di sektor kesehatan. Dinas Kesehatan bersama Puskesmas, Pustu, dan Poskeskel diminta turun langsung ke masyarakat.

Petugas kesehatan membagikan masker sekaligus mendata warga yang membutuhkan pemeriksaan maupun pengobatan akibat dampak debu vulkanik.

“Kita ingin masyarakat tetap sehat dan mendapatkan pelayanan dengan cepat,” ujar Eva.

Pemkot juga mengingatkan warga untuk menggunakan masker, terutama saat harus beraktivitas di luar rumah. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti perkembangan informasi mengenai kondisi Gunung Anak Krakatau.

Langkah antisipasi turut dilakukan di lingkungan pendidikan. Sekolah yang tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar diminta memastikan siswa menggunakan masker.

Pihak sekolah juga diminta membersihkan area sekolah dari debu vulkanik sebelum dan selama kegiatan pembelajaran berlangsung.

“Untuk anak-anak sekolah, besok yang tetap bersekolah kita imbau memakai masker. Sekolah juga harus dibersihkan dari debu vulkanik, sehingga anak-anak bisa belajar dengan aman dan nyaman,” tegas Eva.

Pemkot Bandar Lampung memastikan koordinasi antarorganisasi perangkat daerah terus dilakukan untuk memantau kondisi di lapangan.

Warga diimbau tidak panik, namun tetap waspada dan mengikuti informasi resmi pemerintah terkait perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.(*)