Satgas Gabungan Bersihkan dan Keruk Sungai Way Awi dan Way Balau, Antisipasi Banjir

BANDAR LAMPUNG169 Dilihat

Bandar Lampung (Journalmedia.id) – Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Satgas Gabungan Mitigasi Bencana terus meningkatkan upaya pencegahan banjir menjelang musim penghujan. Salah satunya dengan melakukan pembersihan sampah dan pengerukan sedimentasi di sejumlah aliran sungai.

Kali ini, penanganan difokuskan pada Sungai Way Awi dan Way Balau yang mengalami penumpukan sampah serta sedimentasi sehingga berpotensi menghambat kelancaran aliran air.

Pembersihan Sungai Way Awi dilaksanakan pada Kamis (29/10/2026), mulai pukul 04.20 WIB hingga 20.30 WIB. Petugas gabungan dikerahkan untuk mengangkat sampah yang menyumbat aliran sungai agar air dapat mengalir dengan lancar.

Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum (PU), Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta unsur kecamatan, kelurahan, pamong, RT, dan Linmas.

Kepala Dinas Damkarmat, Camat Kedaton, Camat Tanjung Karang Timur, serta Sekretaris BPBD turut memantau langsung pelaksanaan pembersihan di lapangan. Kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

Sementara itu, pengerukan sedimentasi Sungai Way Balau di Jalan Ainan, Kelurahan Kalibalau Kencana, telah rampung pada Kamis (29/10/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Pengerukan dilakukan untuk mengangkat endapan lumpur yang menumpuk di dasar sungai dan menghambat aliran air. Penanganan kemudian dilanjutkan pada Jumat (30/10/2026) di Jalan Persada, Kelurahan Kalibalau Kencana.

Dalam kegiatan tersebut, Dinas PU Kota Bandar Lampung melakukan pembersihan sisa sedimentasi sekaligus menyiapkan pengangkutan material lumpur yang menumpuk di sekitar lokasi pengerukan.

Upaya pembersihan dan normalisasi sungai ini merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana agar seluruh perangkat daerah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya banjir saat musim penghujan.

Selain mengandalkan penanganan oleh petugas, Pemerintah Kota Bandar Lampung juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke sungai maupun saluran drainase.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan fungsi sungai dan drainase tetap terjaga sehingga dapat mengurangi risiko genangan dan banjir ketika intensitas hujan meningkat.(*)