Kasus DBD Capai 382, Dinkes Bandar Lampung Imbau Perketat 3M Plus

BANDAR LAMPUNG956 Dilihat

Bandar Lampung (Journalmedia.id) – Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Bandar Lampung mencatat sebanyak 382 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) sepanjang Januari hingga November 2025. Meski jumlah kasus cenderung menurun setiap bulan, sekitar 60 persen wilayah kota masih berstatus endemis.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad Temenggung, menjelaskan bahwa dari total 126 kelurahan, sebanyak 78 masih masuk kategori endemis dan 48 lainnya sporadis.

“Total ada 382 kasus. Dari jumlah itu, 78 kelurahan endemis dan 48 sporadis,” ujarnya, Senin (24/11/2025).

Kasus tertinggi tercatat di wilayah Puskesmas Rajabasa Indah dengan 49 kasus, disusul Puskesmas Bakung sebanyak 34 kasus, serta Puskesmas Sumur Batu yang mencatat 29 kasus.

Upaya Penanganan dan Imbauan Pencegahan

Muhtadi mengatakan bahwa setiap kali ditemukan kasus baru, puskesmas langsung melakukan penyelidikan epidemiologi di lingkungan sekitar. Pemerintah kota juga meminta puskesmas melakukan fogging fokus maupun fogging besar, namun ia menegaskan bahwa fogging bukan langkah utama pencegahan.

“Fogging hanya bagian dari upaya. Yang terpenting adalah memutus mata rantai perkembangbiakan nyamuk,” katanya.

Ia menilai perilaku masyarakat masih menjadi tantangan, terutama pada musim hujan ketika berbagai wadah seperti kaleng, botol, dan plastik bekas mudah terisi air dan menjadi tempat ideal bagi nyamuk bertelur.

Diskes kembali mengimbau masyarakat untuk memperketat Gerakan 3M Plus menguras, menutup, dan mengubur barang bekas, serta mencegah gigitan nyamuk sebagai langkah utama pencegahan.

“Kesadaran masyarakat meningkat sehingga kasus dapat ditekan, terutama menjelang puncak musim hujan,” ujarnya.(*)