Izin Segera Dilengkapi,Pemkot Bandar Lampung Pastikan Siswa SMA Siger Tetap Sekolah

BANDAR LAMPUNG701 Dilihat

Bandar Lampung (Journalmedia.id) – Pemerintah Kota Bandarlampung menunjukkan respons sigap atas evaluasi dari Pemerintah Provinsi Lampung terkait izin operasional SMA Siger. Upaya ini dilakukan untuk memastikan keberlanjutan pendidikan bagi siswa dari keluarga prasejahtera tetap terjaga. Selain melengkapi seluruh persyaratan administrasi, Pemkot juga menyiapkan skenario alternatif dengan menitipkan para siswa ke sekolah swasta terdekat sebagai solusi sementara.

Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana, menegaskan bahwa pihaknya akan bersikap terbuka dan kooperatif dalam memenuhi berbagai kekurangan yang diminta, terutama terkait legalitas aset serta penyesuaian waktu Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di bawah naungan Yayasan Prakarsa Bunda.

“Kami mengikuti seluruh prosedur yang ada. Kekurangan yang diminta, seperti aset dan jam belajar, saat ini sedang kami lengkapi, termasuk kesiapan asetnya,” ujarnya.

Eva juga menjelaskan bahwa penyesuaian jam belajar telah dilakukan dengan memperpanjang hari sekolah hingga Sabtu, guna memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah provinsi. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses penerbitan izin operasional.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberadaan SMA Siger sangat penting sebagai solusi bagi siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri maupun yang memiliki keterbatasan ekonomi untuk mengakses pendidikan swasta. Untuk itu, Asisten I Pemkot telah ditugaskan mengawal percepatan penyelesaian administrasi tersebut.

“Tugas pemerintah adalah memastikan anak-anak tetap bisa bersekolah hingga lulus dan memiliki masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Wilson Faisol, menyampaikan bahwa Pemkot telah menyiapkan langkah antisipatif agar siswa tidak kehilangan akses pendidikan selama proses perizinan berlangsung. Salah satunya melalui kerja sama dengan sekolah swasta.

“Selama proses berjalan, siswa tetap kami arahkan untuk belajar. Kami juga menjalin kerja sama dengan sekolah swasta untuk sementara waktu,” jelasnya.

Penempatan siswa akan diprioritaskan di sekolah swasta yang lokasinya dekat dengan tempat tinggal mereka atau sekitar SMA Siger. Meski demikian, Pemkot memastikan bahwa operasional SMA Siger tetap menjadi target utama sebagai solusi jangka panjang pendidikan gratis.

“Kami akan mengikuti seluruh arahan dari provinsi dan segera menuntaskan kekurangan, terutama terkait aset dan jam belajar,” tutup Wilson.(*)