Pemprov Lampung Percepat Eliminasi TBC, Libatkan Semua Elemen Masyarakat

BANDAR LAMPUNG38 Dilihat

Bandar Lampung (Journalmedia.id) – Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya dalam mempercepat penanganan dan eliminasi tuberkulosis (TBC). Hal ini disampaikan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dalam kegiatan komitmen percepatan eliminasi TBC di Bandar Lampung, Selasa (14/4/2026).

Menurut Gubernur, dukungan pemerintah pusat menjadi dorongan penting bagi daerah untuk memperkuat penemuan dan penanganan kasus TBC secara berkelanjutan. Ia menekankan bahwa TBC tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga memengaruhi aspek sosial dan ekonomi masyarakat.

Pemprov Lampung juga mengapresiasi program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dinilai efektif untuk deteksi dini penyakit, sekaligus mengurangi beban rumah sakit rujukan seperti RSUD Abdul Moeloek yang saat ini menerima hingga 700 pasien per hari.

Dari sisi kinerja, capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) kesehatan Lampung terus meningkat, dari 103 persen pada 2024 menjadi 131 persen di 2025. Sementara keberhasilan pengobatan TBC mencapai 98 persen pada 2025.

Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari kader kesehatan hingga organisasi kemasyarakatan, untuk berkolaborasi dalam upaya eliminasi TBC sebagai bagian dari target Indonesia Emas 2045.

Di Bandar Lampung sendiri, tercatat sekitar 4.300 kasus TBC pada tahun lalu. Pemerintah akan mengintensifkan penemuan kasus aktif dan memberikan insentif kepada 5.200 kader TBC di seluruh desa di Lampung.

Pemkot Bandar Lampung juga menyatakan kesiapan mendukung program tersebut. Saat ini, layanan kesehatan di kota itu ditopang oleh 31 puskesmas, 50 puskesmas pembantu, dan 126 pos layanan kesehatan.(*)