Proyek Sekolah Rakyat di Kabupaten Lampung Selatan Capai 36 Persen, Wagub Jihan Tekankan Kualitas

Bandar Lampung (Journalmedia.id) – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kawasan Kota Baru, Kabupaten Lampung Selatan, pada Jumat (24/4/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan proyek berjalan sesuai rencana, memenuhi standar kualitas, serta mengedepankan aspek keselamatan kerja.

Dalam keterangannya di lokasi, Jihan menyebutkan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung tetap melakukan pengawasan meskipun proyek tersebut secara teknis berada di bawah kendali Kementerian Pekerjaan Umum dan instansi terkait lainnya. Ia menilai progres pembangunan saat ini masih berada pada jalur yang telah ditetapkan.

“Berdasarkan hasil pemantauan bersama tim pengawas dan pelaksana, progres pembangunan masih sesuai rencana. Kendala teknis yang sempat muncul juga sudah berhasil diatasi,” ujarnya.

Ia turut mengapresiasi kinerja para pihak yang terlibat, mulai dari kontraktor hingga pengawas proyek, yang dinilai mampu menjaga ritme pekerjaan sesuai target. Namun, Jihan mengingatkan bahwa percepatan pembangunan tidak boleh mengabaikan mutu hasil pekerjaan.

Menurutnya, seluruh tahapan pembangunan harus tetap mengacu pada Detail Engineering Design (DED), spesifikasi teknis, serta kontrak kerja yang telah disepakati sejak awal. Ia menegaskan bahwa kualitas bangunan menjadi prioritas utama mengingat fasilitas tersebut akan digunakan oleh para pelajar.

Selain itu, perhatian juga diberikan pada penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Jihan menekankan pentingnya perlindungan terhadap seluruh pekerja proyek, baik yang berasal dari dalam maupun luar daerah.

“Keselamatan kerja harus menjadi perhatian bersama. Selama mereka bekerja di Lampung, kita semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan mereka aman,” katanya.

Pembangunan Sekolah Rakyat ini merupakan bagian dari program strategis nasional yang dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Lampung. Proyek ini berdiri di atas lahan seluas 95.478 meter persegi yang merupakan aset milik Pemerintah Provinsi Lampung.

Proyek yang dimulai sejak 15 Desember 2025 ini awalnya ditargetkan rampung dalam waktu delapan bulan. Namun, sesuai arahan Menteri, target penyelesaian dipercepat menjadi 20 Juni 2026. Untuk mengejar target tersebut, kontraktor menerapkan sistem kerja tiga shift.

Hasil tinjauan lapangan menunjukkan perkembangan positif. Hingga saat ini, capaian pembangunan telah mencapai 36,13 persen, sedikit melampaui target rencana sebesar 35,88 persen.

Fasilitas yang dibangun tergolong lengkap, mencakup asrama siswa tingkat SD dan SMP, gedung sekolah, gedung serbaguna, masjid, lapangan sepak bola, hingga akses jalan kawasan. Selain itu, kawasan ini juga dirancang dengan konsep ramah lingkungan yang mencakup penataan lanskap dan fasilitas pendukung berkelanjutan.

Pemerintah Provinsi Lampung berharap proyek ini dapat selesai tepat waktu sehingga segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Kami optimistis pada Juni nanti sudah bisa diluncurkan dan digunakan. Harapannya, para siswa dapat segera menikmati fasilitas pendidikan yang lebih baik,” tutup Jihan.(*)