Walikota Eva Dwiana Tinjau Lokasi Kebakaran di Bumi Waras, Sampaikan Belasungkawa untuk Keluarga Korban

BANDAR LAMPUNG249 Dilihat

Bandar Lampung (Journalmedia.id) – Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana turun langsung meninjau lokasi kebakaran di Kelurahan Bumi Waras, Kecamatan Bumi Waras, yang menewaskan seorang mahasiswa Universitas Lampung.

Dalam kunjungannya, Bunda Eva sapaan akrabnya menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban, Bapak Sutarja (70) dan Ibu Juwira Jahara (51), atas meninggalnya putra mereka, Muhamad Danta Alkhansa (21).

“Innalillahi wainnailaihi rajiun, mudah-mudahan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan,” ujar Eva Dwiana penuh empati.

Pada kesempatan itu, ia juga menyerahkan bantuan uang tunai untuk membantu meringankan beban keluarga, termasuk untuk perbaikan rumah yang hangus terbakar.

“Memang tidak banyak, tapi semoga bisa sedikit membantu,” tambahnya dengan nada lembut.

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Selasa (14/10/2025) sore, di Jalan Ikan Nila, Kelurahan Bumi Waras. Api diduga berasal dari korsleting listrik pada peralatan live streaming di salah satu ruangan rumah.

Menurut saksi mata, Riki, api dengan cepat menjalar dan melahap seluruh bangunan berukuran 12 x 25 meter.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Bandarlampung, Anthon Irawan, menjelaskan bahwa pihaknya menurunkan 29 personel dan 6 unit mobil pemadam, dibantu 15 tangki air dari berbagai pos siaga, untuk memadamkan api.

Dalam proses evakuasi, petugas menemukan Muhamad Danta Alkhansa sudah tidak bernyawa di ruang tengah rumah, tertimpa reruntuhan genteng dan dalam kondisi hangus terbakar. Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Dr. A. Dadi Tjokrodipo untuk penanganan lebih lanjut.

Kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp250 juta.

Usai meninjau lokasi, Eva Dwiana mengimbau warga agar lebih waspada terhadap risiko korsleting listrik, terutama dari perangkat elektronik yang tidak digunakan.

“Kalau memang tidak perlu, cabut saja colokannya. Kadang dari TV atau alat lain bisa picu korsleting. Ini jadi pengingat untuk kita semua,” pesannya.(*)