BAZNAS Bandar Lampung Mulai Salurkan 95 Ton Zakat Fitrah, Prioritaskan Warga Terdampak Bencana Banjir

BANDAR LAMPUNG196 Dilihat

Bandar Lampung (Journalmedia.id) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bandar Lampung mulai mendistribusikan zakat fitrah tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi kepada para mustahik di seluruh wilayah kota. Hingga pertengahan penyaluran, sebanyak 95 ton beras telah berhasil dihimpun dan disiapkan untuk dibagikan secara bertahap.

Ketua BAZNAS Kota Bandar Lampung, Ismail Saleh, menjelaskan bahwa nilai zakat fitrah tahun ini ditetapkan sebesar Rp37.500 per jiwa, atau setara dengan 2,5 kilogram beras premium.

Menurutnya, proses distribusi dilakukan secara langsung ke lapangan dengan metode jemput bola. Tim BAZNAS bergerak bersama Pemerintah Kota dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masing-masing kecamatan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

“Sejak Selasa, penyaluran sudah berjalan dan menyasar wilayah yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya, Rabu (11/3/2026).

Pada tahap awal, penyaluran telah menjangkau 10 kecamatan. Sementara itu, sisanya ditargetkan rampung dalam waktu dekat agar seluruh mustahik dapat menerima haknya sebelum Hari Raya Idulfitri.

Selain masyarakat fakir miskin, BAZNAS juga memberikan perhatian khusus kepada warga terdampak bencana alam. Sejumlah wilayah seperti Tanjung Senang, Sukarame, Way Halim, dan Sukabumi menjadi prioritas penyaluran karena terdampak banjir.

Tak hanya itu, bantuan juga disalurkan kepada panti asuhan serta pondok pesantren yang masuk kategori fisabilillah sebagai bagian dari upaya memperluas manfaat zakat di sektor sosial dan pendidikan keagamaan.

Dalam pengelolaannya, BAZNAS menegaskan komitmen terhadap prinsip profesionalitas dan transparansi. Masyarakat pun diimbau untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi agar distribusinya lebih terarah dan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Ismail juga mengingatkan bahwa panitia zakat di masjid yang belum memiliki Surat Keputusan (SK) dari BAZNAS tidak berstatus sebagai amil resmi secara regulasi.

Penguatan pengumpulan zakat tahun ini turut didukung Surat Edaran Pemerintah Kota Bandar Lampung terkait pelaksanaan zakat, infak, dan sedekah. Dengan meningkatnya partisipasi masyarakat, termasuk aparatur sipil negara, BAZNAS optimistis dampak zakat akan semakin luas dirasakan, baik dari sisi ekonomi maupun kesejahteraan sosial warga.(*)