Rail Clinic KAI Layani 250 Warga di Bandar Lampung, Pemeriksaan hingga Kacamata Gratis Dibagikan

BANDAR LAMPUNG105 Dilihat

Bandar Lampung (Journalmedia.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang kembali membawa layanan kesehatan langsung ke tengah masyarakat melalui program Rail Clinic. Kali ini, giliran warga di sekitar Stasiun Sukamenanti, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, yang menikmati pemeriksaan kesehatan dan bantuan alat kesehatan secara gratis, Selasa (23/6/2026).

Sedikitnya 250 warga, termasuk siswa sekolah dasar di sekitar stasiun, memanfaatkan layanan yang disediakan dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tersebut.

Executive Vice President KAI Divre IV Tanjungkarang, Hendy Helmy, mengatakan Rail Clinic merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar jalur dan stasiun kereta api.

“Melalui program Rail Clinic, KAI ingin memberikan manfaat nyata kepada masyarakat, khususnya yang berada di sekitar jalur dan stasiun kereta api. Program ini merupakan wujud komitmen perusahaan untuk terus hadir memberikan kontribusi positif di bidang kesehatan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan itu, KAI mengoperasikan Rail Clinic Generasi ke-2 yang dilengkapi berbagai layanan kesehatan dasar. Warga dapat memeriksakan kondisi kesehatannya tanpa dipungut biaya, mulai dari pemeriksaan umum, kesehatan ibu dan anak, kebidanan, kesehatan gigi, pemeriksaan mata, hingga layanan laboratorium sederhana.

Tak hanya memberikan pelayanan medis, tim kesehatan KAI juga mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat melalui penyuluhan kesehatan yang diikuti warga.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, KAI turut menyerahkan sejumlah bantuan alat kesehatan kepada masyarakat. Bantuan tersebut meliputi dua unit kursi roda, delapan unit kruk, 20 kacamata untuk warga lanjut usia, serta 30 kacamata baca bagi siswa sekolah dasar.

Rangkaian kegiatan juga dimanfaatkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan perjalanan kereta api. Personel Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) Divre IV Tanjungkarang memberikan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga keamanan di sekitar jalur rel serta menghindari aktivitas yang dapat membahayakan operasional kereta api.

Menurut Hendy, kesehatan masyarakat dan keselamatan perjalanan kereta api merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Karena itu, KAI berharap program seperti Rail Clinic tidak hanya memberikan layanan kesehatan, tetapi juga memperkuat hubungan antara perusahaan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Kami berharap kehadiran Rail Clinic dapat membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasional KAI. Di sisi lain, kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan perjalanan kereta api dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat membahayakan perjalanan kereta api maupun mengganggu aset-aset milik KAI,” katanya.

Melalui program ini, KAI berharap sinergi dengan masyarakat terus terjalin sehingga tercipta lingkungan perkeretaapian yang sehat, aman, dan mendukung operasional transportasi kereta api yang andal.(*)