Bandar Lampung (Journalmedia.id) – Suasana kawasan Tugu Adipura dipenuhi semangat kebersamaan dan nuansa budaya saat Pemerintah Kota Bandar Lampung menggelar Festival Kendaraan Hias dan Parade Budaya dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandar Lampung, Minggu (19/7/2026).
Kegiatan tahunan tersebut menghadirkan ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari komunitas seni dan budaya, instansi pemerintah, organisasi kemasyarakatan, hingga lembaga pendidikan yang menampilkan beragam atraksi budaya dan kendaraan hias.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung, Adiansyah, menjelaskan festival ini merupakan bagian dari program pemberdayaan dan pembinaan masyarakat dalam pengembangan sektor pariwisata. Pelaksanaannya mengacu pada Keputusan Wali Kota Bandar Lampung Nomor 288/III.20/HK/2026.Menurutnya, penyelenggaraan festival tidak hanya bertujuan mengangkat dan melestarikan budaya lokal, tetapi juga menjadi media promosi pariwisata yang mampu memperkenalkan kekayaan budaya Bandar Lampung kepada masyarakat yang lebih luas.
“Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyampaikan secara langsung hasil-hasil pembangunan yang telah dilaksanakan Pemerintah Kota Bandar Lampung kepada masyarakat,” kata Adiansyah.
Ia berharap kegiatan tersebut mampu menarik kunjungan wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah, sehingga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.Parade budaya tahun ini diikuti sebanyak 538 peserta yang menampilkan beragam kesenian dan adat dari berbagai daerah.

Peserta di antaranya berasal dari Drumband SMP Negeri 32 Bandar Lampung, Muli Mekhanai Kota Bandar Lampung, Sai Batin Marga Teluk Betung, Budaya Adat Pepadun Marga Balau Tiyuh Kedamaian, Budaya Cirebonan, Budaya Jawa Barat, Etnis Tionghoa, Budaya Jawa Timur, Bundo Kanduang IKBSB Kota Bandar Lampung, Budaya Adat Dayak, berbagai komunitas budaya nusantara di Kota Bandar Lampung, hingga Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, kemeriahan juga terlihat pada parade kendaraan hias yang diikuti 82 kendaraan. Pesertanya berasal dari unsur Forkopimda, instansi vertikal, BUMN, BUMD, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, sekolah, perguruan tinggi, serta berbagai organisasi kemasyarakatan.
Adiansyah menegaskan proses penilaian dilakukan secara profesional oleh dewan juri independen yang terdiri dari akademisi, budayawan, dan perwakilan organisasi kewartawanan.Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan dapat menjamin penilaian berlangsung objektif dan transparan.

Festival Kendaraan Hias dan Parade Budaya menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian HUT ke-344 Kota Bandar Lampung. Selain menjadi ajang pelestarian budaya, kegiatan ini juga menjadi wadah menampilkan kreativitas masyarakat sekaligus memperlihatkan berbagai capaian pembangunan yang telah dilakukan Pemerintah Kota Bandar Lampung.(*)






