Aplikasi AI “Rupa Wajah” Diserbu Pengunjung Bandar Lampung Expo, Lebih dari 500 Orang Ikut Cek Wajah Mirip Artis

BANDAR LAMPUNG16 Dilihat

Bandar Lampung (Journalmedia.id) – Stan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandar Lampung menjadi salah satu yang paling ramai dikunjungi dalam gelaran Bandar Lampung Expo 2026.

Daya tarik utamanya adalah aplikasi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bernama Rupa Wajah, yang memungkinkan pengunjung mengetahui kemiripan wajah mereka dengan artis maupun tokoh nasional.

Sejak diperkenalkan kepada publik, aplikasi tersebut telah digunakan lebih dari 500 orang. Tingginya antusiasme masyarakat membuat stan Diskominfo dipadati pengunjung setiap harinya.

Kepala Bidang Pemberdayaan E-Government Diskominfo Kota Bandar Lampung, Fachrizal, mengatakan aplikasi Rupa Wajah merupakan bagian dari Program Seribu Wajah yang diperkenalkan kepada masyarakat melalui Bandar Lampung Expo 2026.

“Pengunjung hanya perlu mengisi nama dan nomor telepon, kemudian memilih kategori tokoh yang ingin dibandingkan, seperti artis atau pahlawan. Setelah itu sistem akan menganalisis wajah dan menampilkan tokoh yang paling mirip,” ujar Fachrizal, Rabu (22/7/2026).

Ia mengungkapkan, rata-rata sekitar 150 orang mencoba aplikasi tersebut setiap hari selama expo berlangsung. Menurutnya, respons masyarakat sangat positif karena teknologi tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memperlihatkan inovasi digital yang tengah dikembangkan Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Lebih lanjut, Fachrizal menjelaskan Program Seribu Wajah akan terus dikembangkan menjadi platform layanan publik berbasis teknologi.

Salah satu inovasi yang sedang disiapkan adalah sistem pemantauan tinggi muka air sungai secara real time melalui integrasi kamera CCTV dan sensor digital.

Dengan teknologi tersebut, masyarakat nantinya dapat memantau kondisi sungai secara langsung, mulai dari status aman, siaga, hingga bahaya, sehingga peringatan dini terhadap potensi banjir bisa dilakukan lebih cepat.

“Kami menggabungkan CCTV dengan sensor ketinggian air yang kami rakit sendiri. Informasi kondisi sungai nantinya dapat diakses masyarakat sehingga mereka bisa melakukan langkah antisipasi lebih dini,” jelasnya.

Selain sistem pemantauan banjir, platform Seribu Wajah juga akan dikembangkan untuk mendukung berbagai layanan digital lainnya, mulai dari pemantauan arus lalu lintas, area parkir, hingga pelayanan di OPD, puskesmas, dan rumah sakit.

Saat ini, perangkat pemantau tinggi muka air masih diuji coba di kawasan Way Balau, tepatnya di sekitar Jembatan Beton. Pemerintah Kota Bandar Lampung berencana memperluas pemasangan sistem tersebut ke sejumlah titik sungai lain setelah tahap uji coba selesai.

“Untuk sementara baru dipasang di Way Balau. Ke depan akan terus kami kembangkan agar manfaatnya semakin luas bagi masyarakat,” tutup Fachrizal.(*)