Bandar Lampung Gandeng Kabupaten Solok Jaga Pasokan Pangan dan Stabilitas Harga

BANDAR LAMPUNG205 Dilihat

Bandar Lampung (Journalmedia.id) – Pemerintah Kota Bandar Lampung memperluas kolaborasi antardaerah dengan menjalin kerja sama bersama Pemerintah Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

Kemitraan tersebut diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan, menjaga ketersediaan komoditas, serta menekan gejolak harga bahan kebutuhan pokok.

Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan naskah Kerja Sama Antar Daerah (KAD) oleh Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana dan Bupati Solok Jon Firman Pandu di Aula Kantor Bupati Solok, Kamis (30/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Eva Dwiana didampingi Asisten II Setda Kota Bandar Lampung, Kepala Bapperida, Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA), Pelaksana Harian Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Bagian Kerja Sama, Kepala Bagian Perekonomian, serta Sekretaris Dinas Pertanian.

Kerja sama antardaerah ini menitikberatkan pada penguatan pasokan dan kelancaran distribusi sejumlah komoditas strategis yang berpengaruh terhadap tingkat inflasi. Beberapa komoditas yang menjadi perhatian di antaranya cabai merah, bawang merah, serta bahan pangan pokok lainnya.

Melalui kerja sama tersebut, kedua pemerintah daerah diharapkan dapat membangun sistem distribusi yang lebih terintegrasi, sehingga kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi dengan lebih baik dan harga komoditas tetap terkendali.

Kolaborasi ini juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), khususnya dalam menjaga ketersediaan pasokan, mengurangi potensi gejolak harga, serta mempertahankan daya beli masyarakat.

Sinergi antara Kota Bandar Lampung dan Kabupaten Solok diharapkan tidak hanya memberi manfaat dalam menjaga stabilitas harga pangan, tetapi juga membuka peluang penguatan ekonomi di kedua wilayah.

Dengan terbukanya jalur kerja sama antardaerah, distribusi komoditas diharapkan dapat berlangsung lebih lancar, pasokan bahan pangan semakin terjaga, dan pertumbuhan ekonomi dapat berkembang secara berkelanjutan.

Kerja sama tersebut menjadi salah satu langkah Pemkot Bandar Lampung dalam memperkuat ketahanan pangan melalui kolaborasi lintas wilayah, sekaligus membangun sistem pengendalian inflasi yang lebih efektif dan berkesinambungan.(*)