BPBD Bandar Lampung Salurkan Ratusan Ribu Liter Air Bersih, Tiga Kecamatan Terdampak Kekeringan

BANDAR LAMPUNG115 Dilihat

Bandar Lampung (Journalmedia.id) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung meningkatkan distribusi bantuan air bersih menyusul bertambahnya permintaan masyarakat sejak Agustus 2026. Kekeringan menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan warga mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air untuk kebutuhan sehari-hari.

Kepala BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar, menyebutkan Kecamatan Sukabumi, Panjang, dan Teluk Betung Timur sebagai wilayah dengan peningkatan permintaan bantuan air bersih yang cukup signifikan.

“Permintaan air bersih mulai meningkat sejak Agustus. Wilayah yang cukup signifikan permintaannya antara lain Kecamatan Sukabumi, Panjang, dan Teluk Betung Timur,” ujar Idham.

Selain dipicu kekeringan, permohonan bantuan dari sejumlah wilayah juga berkaitan dengan gangguan distribusi air dari PDAM serta kerusakan mesin sumur bor milik warga di kawasan perumahan.

Untuk mengantisipasi kebutuhan tersebut, BPBD Bandar Lampung mengoperasikan empat unit mobil tangki penyuplai air bersih. Masing-masing kendaraan memiliki kapasitas angkut 5.000 liter dan didukung tiga personel dalam pelaksanaan distribusi.

Berdasarkan data BPBD, total air bersih yang disalurkan kepada masyarakat pada September 2026 mencapai 316.000 liter. Sementara itu, hingga Oktober 2026, volume distribusi tercatat sebanyak 60.000 liter.

Idham menjelaskan, pemenuhan pasokan air bersih dilakukan melalui koordinasi dengan PDAM Kota Bandar Lampung. Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan dapat disalurkan kepada warga yang membutuhkan.

Ia menegaskan, distribusi dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat, terutama bagi warga yang mengalami keterbatasan akses air akibat kekeringan maupun gangguan pada sumber air di lingkungan tempat tinggal.

BPBD Bandar Lampung akan terus menyalurkan bantuan ke wilayah terdampak sesuai permintaan dan kebutuhan di lapangan. Langkah ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih selama kondisi kekeringan masih berlangsung.(*)